10 Makanan Pelancar ASI Alami Setelah Melahirkan

10 Makanan Pelancar ASI Alami Setelah Melahirkan

Makanan pelancar ASI - Secara alami ada banyak makanan pelancar asi (asi booster) yang bisa kita temukan di sekitar kita. Tak perlu cari ke luar negeri sebenarnya. Sayangnya, banyak ibu menyusui yang pengetahuannya masih terbatas akan hal itu. Di sini saya akan mencoba untuk mereview makanan pelancar asi alami bagus dengan harga terjangkau.

10 Makanan Pelancar ASI Alami Setelah Melahirkan

Pare

Bayangan pertama kali yang muncul dari pare adalah rasanya yang pahit, hehe. Bunda jangan takut dahulu dengan rasa pahitnya. Di balik itu buah pare menyimpan banyak khasiat. Salah satunya adalah sebagai asi booster alami yang bagus. Bunda bisa menyajikannya dalam jus ataupun membuat tumisan.

Namun, saya sarankan untuk tidak berlebihan dalam mengkonsumsi buah pare karena buah pare memiliki efek untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Selain itu, buah pare tidak dianjurkan untuk ibu hamil karena dapat menyebabkan keguguran. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengkonsumsi pare adalah :

  1. Kadar gula darah bunda tidak rendah
  2. Coba beberapa potong dulu untuk melihat hasilnya
  3. Cukup dikonsumsi bila dibutuhkan
  4. Fungsikan sebagai stimulan pelancar asi saja, jika sudah lancar maka bisa mulai dikurangi

Pepaya

Buah ini mengandung beberapa nutrisi penting, seperti vitamin A dan C, kalium, serta asam folat. Dibandingkan dengan buah jeruk, pepaya mengandung lebih banyak vitamin dan kalium. Buah ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bunda akan kalium saat menyusui.

Kalium dapat mengurangi tingkat kelelahan Bunda. Defisiensi kalium diketahui juga cenderung menyebabkan depresi. Nah loh, padahal depresi bisa menyebabkan anjloknya produksi asi ya Bun. Selain buahnya, daun pepaya juga tak jarang digunakan untuk memperbanyak asi. Daun pepaya ini memiliki kandungan  tocophenol yang tinggi.

Ada banyak resep makanan berbahan dasar buah pepaya maupun daun pepaya. Saya jadi teringat waktu kecil dulu, nenek sering mengolah buah pepaya atau kates berupa sayur lodeh dan tumisan.

Semangka

Buah ini adalah salah satu buah yang memiliki banyak penggemar. Selain segar, buah ini juga memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah untuk menambah pasokan asi bagi ibu menyusui. Buah ini mengandung vitamin A, vitamin C, asam folat, dan kalium. Namun, seperti halnya buah pare, semangka juga memiliki efek hipoglikemik. Untuk mengkonsumsinya langsung aja dalam kondisi segar. Boleh juga untuk dijus.

Ubi jalar

Banyak yang mengatakan bahwa bahan pangan seperti ubi jalar serta yang berwarna oranye atau merah mampu memperbanyak air susu ibu. Barangkali karena kandungan betakarotennya. Ubi jalar mengandung senyawa galaktagogum yang dapat membantu Bunda dalam meningkatkan suplai ASI. Selain itu daun ubi jalar juga mengandung karotenoid dan zat besi. Nah, selanjutnya hal yang perlu diperhatikan adalah pestisida yang ada pada daun maupun ubinya. Saya menyarankan untuk memilih ubi jalar organik sehingga bayi menjadi lebih aman. Menanam ubi jalar sendiri lebih murah Bun, dan tentunya bisa terjamin organiknya.

Wortel

Seperti dijelaskan di atas, betakaroten dalam wortel mampu membuat air susu ibu menjadi lebih lancar. Begitu juga dengan kandungan karbohidrat dan potasiumnya. Rasanya memang agak langu, namun jika pandai mengolah maka rasa langu tersebut dapat diminimalisir. Wortel yang dijus beserta buah lain, seperti apel dan pir, terbukti dapat mengurangi rasa langu tersebut. Saat ini telah banyak dijual air fryer yang bisa Bunda gunakan untuk membuat keripik wortel yang renyah.

Bawang putih

Duh, jadi teringat baunya waktu ngulek sambal ya Bun, hehe. Komoditas ini ternyata juga bisa membantu Bunda dalam menambah produksi asi untuk si kecil. Bunda tak harus menelannya bulat-bulat, cukup perbanyak di dalam bumbu atau sambal. Nah, sekarang tinggal browsing sambal bawang yang mantab nih Bun. Smart idea!

Jambu air

Buah ini mengandung banyak vitamin A, vitamin C, fosfor, kalsium, dan zat besi. Dengan kadar airnya yang tinggi, buah ini dikenal bersifat menekan rasa tertekan sehingga sangat cocok untuk ibu menyusui yang baru saja melahirkan.

Legume
Legume atau kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati yang dikenal mampu meningkatkan produksi ASI. Bunda bisa mengolahnya menjadi berbagai camilan lezat yang bisa Bunda nikmati. Beberapa legume yang dikenal mampu meningkatkan produksi asi adalah kacang hijau, kacang mete, dan kedelai. Itu kalau di Indonesia. Kalau di luar negeri yang terkenal adalah almond.

Daun katuk

Booster asi alami yang satu ini tak asing lagi di telinga kita. Khasiatnya dalam melancarkan asi sudah terkenal sejak lama. Daun juga memiliki khasiat lain seperti memperlancar peredaran darah, mencegah osteoporosis, meningkatkann daya tahan tubuh, dan menjernihkan mata. Sebaiknya daun katuk dicuci bersih dan direbus dulu sebelum dikonsumsi karena sedikit mengandung toksik. Bunda bisa mencobanya sedikit demi sedikit. Jika asi sudah mulai bertambah maka penggunaannya bisa dikurangi. Ingta ya Bun, segala sesuatu tidak boleh berlebihan. Ada banyak jurnal beredar yang mengungkap toksisitas dari daun ini.

Daun bayam

Siapa sangka daun ini mujarab dalam menambah produksi asi. Kandungan vitamin B6 nya yang tinggi sangat penting dalam membentuk asi berkualitas. Bunda bisa memilih daun bayam yang bagus, yaitu segar dan tidak bolong dimakan ulat. Hindari bayam yang mengandung residu pestisida. Saat ini bayam organik sudah banyak tersedia di supermarket. Mengenai olahannya, saya kira Bunda lebih tahu, hehe. Untuk menambah variasi pengolahannya bisa goolging Bun.

Sudah genap ya Bun artikel 10 makanan pelancar asi alami nya. Bahan-bahan alami tersebut juga bisa untuk melancarkan asi setelah melahirkan.

Oh iya, saya yakin Bunda menghendaki pelancar asi alami yang enak dan praktis. Saya memiliki pengalaman sendiri mengenai hal itu. Setelah lama mencari, akhirnya saya menemukan makanan pelancar asi yang rasanya yummy dan praktis tinggal konsumsi, tidak perlu preparasi (tanpa seduh atau rebus) terlebih dahulu. Sebagai ibu yang sering kesana-kemari, saya merasa cocok dengan makanan pelancar asi ini. Untuk sharing pengalaman saya tersebut silahkan klik di link di bawah ini

Tinggalkan Balasan