Faktor ASI Tidak Lancar, Penting Diketahui Busui

Faktor ASI Tidak Lancar, Penting Diketahui Busui

Faktor ASI Tidak Lancar-Air Susu Ibu (ASI) merupakan lambang cinta kasih seorang bunda kepada sang buah hati. ASI mengandung hampir 200 unsur zat makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi dan melindungi kemungkinan  terjadinya serangan penyakit. Selain itu, keseimbangan zat gizi dalam ASI berada pada tingkatan terbaik  yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak  dan perkembangan sistem saraf. Tidak heran jika ASI  sangat dianjurkan untuk bayi dan banyak sekali bunda yang rela bersusah payah untuk memberikan ASI eksklusif. Dari mulai mengonsumsi suplemen sampai pijatpun dijalani seorang bunda, dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan ASI untuk sang buah hati tercinta.

Namun, ada hal penting yang banyak luput dari perhatian. Bunda tidak cukup hanya mengetahui  cara melancarkan ASI saja, Bunda juga harus mengetahui beberapa faktor yang menghambat kelancaran ASI. Mengapa?  Karena saat usaha memperlancar ASI bunda tak kunjung memperlihatkan hasil yang maksimal, bisa jadi bunda telah melakukan hal yang malah menghambat kelancaran ASI tersebut. Oleh karena itu, Bunda wajib mengetahui 7 FAKTOR ASI TIDAK LANCAR berikut ini.

Sistem Hormonal

Wanita yang sulit hamil karena masalah hormonal, akibat kadar tiroid yang tinggi, hipertensi, dan penyakit diabetes, dapat mempengaruhi kemampuan produksi ASI saat wanita tersebut sukses melahirkan. Ini adalah faktor asi tidak lancar yang pertama. Dalam kasus ini, ada baiknya bunda berkonsultasi kepada ahli laktasi untuk menjalani pengobatan agar produksi ASI dapat meningkat.

Masalah hormonal juga dapa dipengaruhi karena  penggunaan alat kontrasepsi yang bersifat hormonal, sehingga menyebabkan berkurangnya supply ASI. Oleh karena itu, disarankan bunda tidak mengonsumsi atau menggunakan alat kontrasepsi yang bersifat hormonal sebelum bayi berusia 4 bulan, agar tubuh bunda memilki waktu untuk menyiapkan cadangan ASI yang cukup sebelum diganggu oleh hormon tambahan.

Pola Hidup

Pola hidup bunda adalah salah satu faktor penyebab ASI tidak lancar. Pola hidup yang dimaksud di sini seperti waktu istirahat yang tidak cukup, mengkonsumsi alkohol, kurang minum air mineral, terlalu banyak mengkonsumsi kafein, dan kurangnya asupan nutrisi.  Oleh karena itu, jangan lupa untuk istirahat yang cukup Bunda, agar produksi ASI tetap lancar, minum air mineral minimal 1,8 liter/ hari, batasi asupan kafein kurang dari 4 cangkir, dan konsumsi makanan yang memilki asupan nutrisi yang tinggi, karena wanita yang menyusui membutuhkan asupan nutrisi yang banyak, tidak hanya untuk tubuh bunda tapi juga untuk si buah hati. Dalam hal ini Bunda juga perlu mengetahui beberapa makanan untuk memperbanyak ASI.

Gangguan Psikologis

Gangguan psikologis seperti rasa tidak nyaman, malu, takut, gelisah, marah, sedih dan stress dapat menjadi salah satu sebab ASI tidak lancar. Faktor kejiwaan ini tidak hanya berpengaruh pada kondisi bunda, tapi juga buah hati karena konsumsi ASI menjadi berkurang. Di sinilah peran suami dan keluarga sangat penting untuk mendukung bunda agar tetap tenang, nyaman, dan percaya diri secara psikologis, sehungga produksi ASI juga melimpah.

Pola Menyusui

Faktor penyebab asi tidak lancar selanjutnya adalah dari pola menyusuinya. Ada beberapa pola menyusui yang kurang tepat dan malah dapat menghambat produksi ASI bunda, diantaranya adalah menghentikan proses menyusui sebelum si kecil selesai menyusu. Selain menghambat lancarnya ASI, ternyata ASI yang keluar pada tahap akhir mengandung kadar lemak yang lebih tinggi yang membantu bertambahnya berat badan si kecil.

Pemberian ASI hanya pada satu payudara pun akan menghambat lancarnya produksi ASI. Ada baiknya jika salah satu payudara ketersediannya telah habis, bunda dapat mengganti ke payudara yang lain agar keduanya aktif memproduksi ASI. Jika  saat tertentu, misalnya pada saat ditinggal berkerja atau saat bunda sakit, cobalah berikan ASI dengan sendok. Hal ini perlu dipertimbangkan karena pemberian ASI dengan dot ada kalanya menyebabkan bayi bingung putting, walaupun tidak selalu begitu.

Selain itu, setiap bunda memiliki kemampuan berbeda untuk menyimpan ASI di payudaranya. Dengan tidak menyusui di malam hari, produksi ASI bunda bisa menurun. Tidak hanya itu, kadar prolaktin (hormon yang memberikan sinyal ke payudara untuk memproduksi ASI) juga lebih banyak di malam hari. Jadi jika hormon itu semakin rendah, maka produksi ASI akan menurun. Intinya, menyusui di malam hari penting untuk menjaga produksi ASI tetap banyak. Buah hati bunda memang membutuhkan tidur yang cukup, akan tetapi  bukan berarti bunda terus membiarkan dan tidak menyusuinya. Bayi yang jarang atau malah sama sekali tidak menyusu di malam hari bisa memiliki masalah penambahan berat badan.

Perlu bunda ingat juga, bahwa produksi ASI bekerja dengan prinsip supply and demand. Jadi semakin sering bunda menyusui sang buah hati, maka produksi ASI akan terus bertambah untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Karena itu, susui buah hati bunda kapanpun dia minta. Bunda tidak perlu mengikuti jadwal khusus untuk menyusui sang buah hati, tapi biasanya bayi menyusui setidaknya 8 kali per 24 jam.

Pemberian Susu Formula

Pemberian susu formula akan menjadi faktor ASI tidak lancar seiring bertambahnya susu formula yang diberikan.  Buah hati bunda akan relatif malas menyusu atau bisa jadi bingung puting akibat pemberian susu formula dengan menggunakan dot. Buah hati bunda biasanya akan malas mengisap puting setelah merasa enaknya menyusus dari dot, karena sususnya tidak selancar susu yang keluar dari dot tersebut.

Pemberian MPASI yang kurang tepat

Pemberian MPASI sebelum buah hati bunda berumur 6 bulan akan menghambat produksi ASI. Hal ini menyebabkan buah hati bunda akan menyusui lebih sedikit, sehingga produksi ASI bunda-pun  juga akan berkurang.

Konsumsi Obat Tertentu

Mengonsumsi obat-obatan tertentu ternyata dapat menyebabkan terhambatnya produksi ASI. Oleh karena itu, Bunda tidak bisa sembarangan dalam mengkonsumsi obat-obatan, seperti antihistamine dan beberapa decongestant, obat penurun berat badan atau penekan nafsu makan, vitamin B-6 dosis tinggi dan lain sebagainya. Jadi sebelum bunda mengkonsumsi obat-obatan tertentu pada saat menyusui, adabaiknya bunda berkonsultasi dulu dengan dokter tentang efeknya terhadap proses menyusui.

Itulah tadi artikel mengenai 7 faktor ASI tidak lancar. Semoga bermanfaat 🙂

Hai Bun, ingin ASI lancar secara cepat ? Klik pengalaman saya di bawah ini :

Leave a Reply